Bagian 1
A. Bagian-bagian lingkaran
Keterangan:
1. Titik O = pusat lingkaran
2. Garis OA =OB = OD = jari-jari lingkaran
3. AB = diameter (garis tengah) lingkaran
4. Garis lurus BD = tali busur
5. Garis lengkung AD dab BD = busur
6. Garis OE = apotema
7. Daerah yang dibatasi oleh dua jari-jari dan satu busur = juring ⇨ misal AOD
6. Daerah yang dibatasi oleh sebuah tali busur dan sebuah busur = tembereng (yang diarsir)
1. Titik O = pusat lingkaran
2. Garis OA =OB = OD = jari-jari lingkaran
3. AB = diameter (garis tengah) lingkaran
4. Garis lurus BD = tali busur
5. Garis lengkung AD dab BD = busur
6. Garis OE = apotema
7. Daerah yang dibatasi oleh dua jari-jari dan satu busur = juring ⇨ misal AOD
6. Daerah yang dibatasi oleh sebuah tali busur dan sebuah busur = tembereng (yang diarsir)
Contoh Soal.
1. Perhatikan gambar berikut:
Disebut apakah daerah yang diberi kode I dan II?
Jawab:
- daerah dengan kode I disebut juring
- daerah dengan kode II disebut tembereng
2. Dari gambar di atas sebutkan mana yang dimaksud:
a. jari-jari
b. diameter
c. busur
d. tali busur
e. apotema
Jawab:
a. jari-jari : ruas garis OA, OB dan OC
b. diameter : ruas garis AC
c. busur : garis lengkung BC
d. tali busur : garis lurus BC
e. apotema : ruas garis OD
B. Keliling dan Luas lingkaran
- Keliling lingkaran(K) = 2πr = πd
- Luas lingkaran(L)= πr² = π (½d)² = ¼πd²
r = jari-jari lingkaran
d = diameter lingkaran
π = 22/7 atau 3,14
Contoh soal:
Sebuah lingkaran berjari-jari 21 cm. Hitunglah keliling dan jari-jari lingkaran tersebut jika π = ²²/₇!
Jawab:
a. Keliling lingkaran
K = 2πr = 2 x ²²/₇ x 21= 2 x 22 x 3 = 132 cm
atau
K = 2πr = (2 x 22 x 21)/7 = 924/7 = 132 cm
b. Luas lingkaran
L = πr² = ²²/₇ x 21² = ²²/₇ x 21 x 21
= 22 x 3 x 21 = 1386 cm²
atau
L = πr² = ²²/₇ x 21² = (22 x 21 x 21)/7
= 9702/7 = 1386 cm²
C. Panjang Busur dan Luas Juring

atau cara cepatnya:
Luas tembereng = (2/7) x r²
Contoh Soal:
1. Perhatikan gambar di bawah ini.


Lingkaran di atas memiliki jari-jari 7 cm dan sudut pusat ∝=120°. Hitunglah luas juring yang diarsir (berwana kuning) !
Penyelesaian:
Luas juring (LJ) yang diarsir:
LJ = (∝/360°) x πr2
LJ = (120°/360°) x (22/7) x (7 cm)2
LJ = (⅟₃) x 154 cm2
LJ = 51,33 cm2
2. Dari soal di atas, hitunglah panjang busur (PB) daerah yang diarsir kuning!
PB = (∝/360°) x 2πr
PB = (120°/360°) x 2 x 22/7 x 7
PB = (⅟₃) x 44
PB = 14,67 cm
3. Perhatikan gambar berikut!
Hitunglah : a. luas juring PQR
b. luas tembereng (yang diarsir kuning)
(Gunakan 𝜋 = 3,14)
Jawab:
Dari gambar diketahui bahwa sudut pusat QPR adalah 90⁰ atau sudut tegak lurus sehingga ∝ = 90⁰
a. Luas juring (LJ)
LJ = (∝/360⁰) x 𝜋r² = (90⁰/360⁰) x 3,14 x 10 x 10
LJ = ¼ x 3,14 x 100 = 25 x 3,14
LJ = 78,3 cm²
b. Luas tembereng (LT)
LT = LJ - Luas ΔPQR
Dihitung dahulu Luas ΔPQR
Luas ΔPQR = ½ x alas x tinggi
= ½ x 10 x 10 = 5 x 10 = 50 cm²
Sehingga luas tembereng =
LT = LJ - Luas ΔPQR
LT = 78,5 - 50
LT = 28,5 cm²
Atau
LT = (²/₇) x r² = (²/₇) x 10 x 10 =²⁰⁰/₇ =

∠AOB = sudut pusat
∠ACB = sudut keliling
Sudut pusat dan sudut keliling saling berhubungan jika sama-sama menghadap busur yang sama.
Terlihat bahwa ∠AOB menghadap busur AB, ∠ACB juga menghadap busur AB,
Sehingga :
∠AOB = 2 x ∠ACB atau ∠ACB = ½ x ∠AOB
∠ACB = ∠OAC + ∠OBC
Selanjutnya perhatikan gambar berikut:

Besar beberapa sudut keliling yang menghadap busur yang sama adalah sama.
Menurut gambar di atas:
Karena ∠ABE, ∠ACE dan ∠ADE menghadap busur yang sama yaitu busur AE maka:
∠ABE = ∠ACE = ∠ADE
Contoh Soal
1. Perhatikanlah gambar lingkaran berikut ini, kemudian tentukan besarnya sudut a!
Hitunglah besar BAC dan BOC!
Jawab:
a. ∠BAC adalah sudut keliling yang besarnya penjumlahan sudut kaki-kaki segitiga.
∠BAC = ∠OBA + ∠OCA = 20⁰ + 25⁰ = 45⁰
b. ∠BOC adalah sudut pusat yang besarnya 2 x sudut keliling.
∠BOC = 2 x ∠BAC = 2 x 45⁰ = 90⁰
Dari gambar di atas jika besar ∠BDA = 52⁰, hitunglah besar ∠BEA dan ∠BCA !
Jawab:
Karena ∠BDA, ∠BEA dan ∠BCA menghadap busur yang sama, maka besar ketiga sudut tersebut sama yaitu 52⁰
Segiempat Tali Busur adalah segiempat yang dibatasi oleh empat tali busur dimana keempat titik sudutnya menyinggung sisi lingkaran.
Pada segiempat tali busur, jumlah dua sudut yang berhadapan adalah 180o.
Sehingga: ∠A + ∠C = 180o
∠B + ∠D = 180oContoh Soal:
Jika besar ∠BCD = 88° dan besar ∠ABC = 92°, tentukan besar ∠CDA dan besar ∠DAB.
Penyelesaian:
Pada segiempat tali busur , jumlah dua sudut yang berhadapan adalah 180o
∠CDA + ∠ABC = 180°
∠CDA + 92°= 180°
∠CDA = 180° - 92°
∠CDA = 88°
∠DAB + ∠BCD = 180°
∠DAB + 88°= 180°
∠DAB = 180° - 88°
∠DAB = 92°
LINK TUGAS MATEMATIKA KELAS 8
LINGKARAN 1
Berlanjut ke bagian 2







